|
SOURCE TEXT
|
TQA
|
TARGET TEXT
|
|
Lalu lintas yang akan dialihkan selama kunjungan raja Saudi
Jakarta (JP) -
komuter Jakarta harus bersiap untuk kemacetan lalu lintas yang lebih buruk di
beberapa wilayah kota selama tiga hari ke depan.
Pengguna jalan,
khususnya mereka yang bepergian di jalan-jalan arteri di Kuningan dan
Senayan, disarankan untuk mencari rute alternatif sebagai akibat dari
kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman
bin Abdulaziz Al Saud ke ibukota dari Rabu sampai Jumat sebagai bagian
dari tur satu bulannya ke negara-negara Asia.
Juru bicara Polda Metro Jaya Kombes. Raden Prabowo Argo Yuwono
mengatakan kepada The Jakarta Post
pada hari Selasa
bahwa raja berusia 81 tahun dan rombongan akan mengunjungi Istana Negara di Bogor, Jawa Barat. "Rute yang akan digunakan oleh rombongan
akan disterilkan ketika mereka melewatinya," kata Argo.
Secara terpisah,
operator jalan tol
PT Jasa Marga mengatakan bahwa hal itu akan menutup akses ke jalan tol
Jagorawi dari Bogor, Rabu 12:30-13:30 untuk mensterilkan jalan.
"Pengemudi yang akan ke Bogor disarankan untuk menggunakan gerbang
tol alternatif seperti gerbang Sentul Selatan dan Ciawi"
kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.
(The Jakarta
Post, Jakarta
| Wed, 1 Maret 2017 | 10:05)
|
News
Worthy Event
Main Event 1:
komuter Jakarta
harus bersiap untuk kemacetan lalu lintas yang lebih buruk di beberapa
wilayah kota selama tiga hari ke depan.
Main Event 2:
Pengguna jalan,
khususnya mereka yang bepergian di jalan-jalan arteri di Kuningan dan
Senayan, disarankan untuk mencari rute alternatif sebagai akibat dari
kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud ke ibukota
dari Rabu sampai Jumat sebagai bagian dari tur satu bulannya ke negara-negara
Asia.
Elaborating event I :
pada hari Selasa
bahwa raja berusia 81 tahun dan rombongan akan mengunjungi Istana Negara di
Bogor, Jawa Barat. "Rute yang akan digunakan oleh rombongan akan
disterilkan ketika mereka melewatinya," kata Argo
Elaborating event II:
1.
operator jalan tol
PT Jasa Marga mengatakan bahwa hal itu akan menutup akses ke jalan tol
Jagorawi dari Bogor, Rabu 12:30-13:30 untuk mensterilkan
jalan.
2.
"Pengemudi
yang akan ke Bogor disarankan untuk menggunakan gerbang tol alternatif
seperti gerbang Sentul Selatan dan Ciawi" kata perusahaan itu dalam
sebuah pernyataan.
Participants:
1.
Raja Arab Saudi
Salman bin Abdulaziz Al Saud
2.
Kombes. Raden
Prabowo Argo Yuwono
3.
Pengemudi
Circumtances
-
Place : Bogor, Jawa Barat Sentul Selatan dan Ciawi
-
Time : Rabu 12:30-13:30
-
Sources : Jakarta Post (JP)
|
Traffic to be rerouted during Saudi king’s visit
Jakarta (JP) –
Jakarta commuters should be prepared for even worse traffic congestion in
some areas of the city over the next three days.
Road users,
particularly those traveling on arterial roads in Kuningan and Senayan, are
advised to seek alternative routes as a result of the state visit of Saudi Arabia’s King Salman bin Abdulaziz Al Saud to
the capital from Wednesday to Friday as part of his month-long tour of Asian
countries.
Jakarta Police
spokesman Sr. Comr. Raden Prabowo Argo Yuwono told The Jakarta Post
on Tuesday that
the 81-year-old king and his entourage will visit the State Palace in Bogor, West Java. “Routes to be used by the entourage will be
sterilized when they pass,” Argo said.
Separately,
toll road operator PT Jasa Marga said that
it would close access to the Jagorawi toll road from Bogor on Wednesday from
12:30 p.m. to 1:30 p.m. to clear the road.
“Motorists who are going to Bogor are suggested to use alternative
toll gates such as Sentul Selatan and Ciawi,” the company said in a statement. (The
Jakarta Post, Jakarta
|
Wed, March 1, 2017 | 10:05 am)
|
|
Source Text
|
TQA
|
Target Text
|
|
Prancis Renewable Energy Group didirikan di
Indonesia
Jakarta (JP) –
Delegasi Perancis mewakili
perusahaan-perusahaan Perancis yang bertujuan untuk memanfaatkan potensi
besar di sektor energi terbarukan di Indonesia.
Sebuah kelompok baru bernama Group Energi
Terbarukan Perancis (Freg), terdiri dari perusahaan-perusahaan yang memiliki
kepentingan dalam investasi lokal dan cabang organisasi energi terbarukan
terbesar Prancis, Syndicate untuk Energi Terbarukan (SER).
Freg diharapkan dapat meningkatkan kontak
bisnis-ke-bisnis antara perusahaan Perancis dan Indonesia dan untuk mendorong
lebih banyak perusahaan untuk berinvestasi di Indonesia.
Selanjutnya,
grup tersebut akan bekerja sama dengan Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI)
untuk mengembangkan proyek-proyek energi terbarukan di negeri ini.
Menteri Luar Negeri
Prancis Jean-Marc Ayrault mengatakan bahwa
Perancis bersedia untuk berbagi keahlian dengan ahli-ahli setempat.
"Kami memiliki banyak inovasi dan
perusahaan dengan pencapaian yang tinggi di Prancis. Kelompok energi baru
yang kami telah bentuk di Indonesia akan menjadi wadah di mana kami bisa
menunjukan kekuatan Prancis di sektor energi, "kata Ayrault, yang juga
mantan perdana menteri Perancis, saat peluncuran FREG di kantor Kementerian
Energi dan Sumber Daya Mineral.
Dia juga berharap bahwa kelompok yang baru
didirikan bisa memperkuat kerjasama bilateral di sektor ini.
(The Jakarta Post,
Jakarta | Selasa, 28 Februari 2017 | 02:19)
|
I.News
Worthy Event
Main Event I :
Delegasi Perancis mewakili
perusahaan-perusahaan Perancis yang bertujuan untuk memanfaatkan potensi
besar di sektor energi terbarukan di Indonesia.
Main Event II :
Freg diharapkan dapat meningkatkan kontak
bisnis-ke-bisnis antara perusahaan Perancis dan Indonesia dan untuk mendorong
lebih banyak perusahaan untuk berinvestasi di Indonesia.
Elaborating event I:
Sebuah
kelompok baru bernama Group Energi Terbarukan Perancis (Freg), terdiri dari
perusahaan-perusahaan yang memiliki kepentingan dalam investasi lokal dan
cabang organisasi energi terbarukan terbesar Prancis, Syndicate untuk Energi
Terbarukan (SER).
Elaborating event II:
1.
Grup tersebut akan
bekerja sama dengan Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) untuk
mengembangkan proyek-proyek energi terbarukan di negeri ini. Menteri Luar
Negeri Prancis Jean-Marc Ayrault mengatakan bahwa Perancis bersedia untuk
berbagi keahlian dengan ahli-ahli setempat.
2.
"Kami
memiliki banyak inovasi dan perusahaan dengan pencapaian yang tinggi di
Prancis. Kelompok energi baru yang kami telah bentuk di Indonesia akan
menjadi wadah di mana kami bisa menunjukan kekuatan Prancis di sektor energi,
"kata Ayrault, yang juga mantan perdana menteri Perancis, saat
peluncuran FREG di kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Dia
juga berharap bahwa kelompok yang baru didirikan bisa memperkuat kerjasama
bilateral di sektor ini
Participants :
1.Masyarakat
Energi Terbarukan Indonesia (METI)
2.
Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Marc Ayrault
3.
ahli-ahli setempat.
Circumtances
-
Place : Jakarta
-
Time : Selasa,
28 Februari 2017 | 02:19)
Sources :
Jakarta Post (JP)
EDIT
|
French
Renewable Energy Group set up in Indonesia
Jakarta (JP) –
French delegates represent French companies which aim to tap into the
huge potential in Indonesia’s renewable energy sector.
A new group named the French Renewable Energy Group (FREG),
comprises companies which have interests in investing locally and a branch of
France’s largest renewable energy organization, Syndicate for Renewable
Energy (SER).
FREG is expected to enhance business-to-business contact between
French and Indonesian companies and to encourage more companies to invest in
Indonesia.
Furthermore,
the group will work together with the
Indonesian Renewable Energy Society (METI) to develop renewable energy
projects in the country.
French Minister of Foreign Affairs Jean-Marc
Ayrault said that France was willing to share its
expertise with its counterparts.
“We have many innovative and high-achieving companies in France. The
new energy group that we have formed in Indonesia will be a stage where we
can show off France’s strengths in the energy sector,” said Ayrault, who is
also former French prime minister, during the FREG launch at the Energy and
Mineral Resources Ministry’s office.
He also hoped that the newly-founded group could strengthen
bilateral cooperation in this sector.
(The
Jakarta Post,
Jakarta | Tue,
February 28, 2017 | 02:19 pm)
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar