Rabu, 05 Juli 2017

Proposal Kewirausahaan

BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar belakang
Pertumbuhan Mahasiswa tidak sebanding dengan banyaknya kantin yang di kampus.Lapangan pekerjaan yang sulit menjadi harapan bagi sebagian orang untuk mendapatkannya dan terkadang harus bersaing untuk mendapatkan pekerjaan.Disini perlu sebuah kreatifitas atau ide untuk mencari peluang bahkan menciptakan lapangan pekerjaan baru.Sebuah keharusan bagi setiap individu maupun instansi untuk dapat menciptakan lapangan pekerjaan dalam rangka menciptakan sebuah tatanan kehidupan yang seimbang. Untuk itulah kami disini sebagai bagian dari pelaku masyarakat merupakan generasi muda yang mencoba untuk berbuat dan berfikir kreatif dalam meciptakan peluang usaha untuk mencari sumber-sumber penghasilan yang sedikit banyak dapat membantu kehidupan kami maupun orang lain. Selama ini masih banyak orang yang berfikiran bahwa bakwan adalah salah satu jenis sajian yang dapat menunda lapar.Oleh sebab itu tidak mengherankan jika melihat sebagian kalangan masyarakat menganggap bahwa usaha bakwan itu sebagai usaha yang diminati.Karena banyak orang yang menyukai bakwan maka usaha bakwan dapat dijadikan sebagai sumber mata pencaharian yang bisa diandalkan untuk menambah uang penghasilan.Bukan rahasia lagi, jika bisnis mejual bakwan memang dapat mendulang penghasilan.Tetapi jika kita tidak dapat mencermati dan memanfaatkan setiap peluang usaha yang ada, sekecil apapun usaha itu maka usaha seperti menjual bakwan dapat dijalankan setiap hari. Dengan adanya kreativitas dari kita maka usaha yang akan kita kembangkan tidak akan sia-sia dan akan terus maju mengikuti perkembangan zaman.
B.     Visi dan Misi Perusahaan
·         Visi
ü  Menjadi yang terbaik dalam kualitas produk
ü  Menjadi wirausaha dengan pemasaran produk yang terbaik
·         Misi
ü  Memilih bahan baku yang bermutu serta berkualitas
ü  Mewujudkan pelayanan yang cepat dan tanggap
ü  Mewujudkan daya tarik masyarakat
C.     Tujuan Pendirian
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas Ujian Tengah Semester matakuliah Kewirausahaan guna merencanakan pembangunan usaha kecil menengah yang bergerak dalam bidang produksi sekaligus penjualan makanan

D . Deskripsi produk
Bakwan Gempal merupakan suatu bidang kegiatan usaha yang bergerak di bidang cemilan atau makanan ringan. Bakwan Gempal didirikan oleh kami untuk berwirausaha sebagai implementasi dari mata pelajaran kewirausahaan.

BAB II
PROFIL USAHA

Saat ini kami mempunyai usaha bernama “Bakwan Gempal”, berdiri tanggal 23Desember2016.Bakwan adalah salah satu makanan pengganti atau cemilan yang berisi beberapa sayuran yang sehat dan cocok untuk mengganjal rasa lapar.Usaha dagang Bakwan Gempal ini dibentuk oleh Lintang, Tuti, Jenni, Nova, Dewi, Lucia, dan Siti . Dalam kerja sama tersebut kami menggunakan sistem bagi hasil dengan presentase sama rata. Nama pemilik usaha Bakwan Gempal  yaituWorksheet Group, sebagai pengelola usaha. Alamat rumahproduksi jln.medan km 9 Sinaksak.Lokasi penjualan jln.Sangnaualuh no.4 Pematangsiantar (Kampus Universitas HKBP Nommensen). Kami memilih lokasi usaha di Kampus Nommensen karena Mahasiswa Nomensen menghabiskan hari-harinya di kampus tersebut sehingga mereka membutuhkan cemilan sebagai makanan pengganti.  Menjual dengan harga terjangkau sesuai harga pasar akan  membuat mereka tertarik untuk membeli produk kami  karena selain murah dan rasa yang gurih, Mahasiswa Nommensen tidak perlu mencari cemilan diluar kampus lagi.
Lokasi Penjualan
















Bab III
Struktur organisasi

Lucia Beatrix Samosir

Jenni Agustin Syahputri

Dewi Anggriani
 




Peran dan Tugas setiap Jabatan
ü  Pemimpin                                                : Mengarahkan, mengatur dan mengawasi proses berjalannya
usaha dari awal sampai selesai.
ü  Manajer pemasaran                     : Mengatur jalannya proses pemasaran produk.
Karyawan                                                : Menjual dan mempromosikan produk kepada para
konsumen.
ü  Manajer Keuangan                      : Mengatur  dan mengawasi proses pengeluaran dan
pemasukan keuangan.
Karyawan                                   : Melaporkan dan menjaga proses pengeluaran dan
pemasukan keuangan.
ü  Manajer Produksi                                    : Mengatur dan mengwasi jalannya / proses produksi.
Karyawan                                   : Melakukan proses pembuatan Bakwan Gempal.







BAB IV
PRODUK PENJUALAN

Gambaran Produk
NAMA PRODUK :BAKWAN GEMPAL
A. Bahan yang Dibutuhkan Bahan dasar
·         tepung roti 1 kg
·         telur 2 butir
·         1 bungkus bumbu racik  (dapat diganti dengan ketumbar)
·         bawang putih 5 siung
·         penyedap rasa secukupnya
·         garam secukupnya
·         air secukupnya
·         minyak makan 1kg
·         kol 4 ons
·         buncis 4 ons
·         wortel 4 ons
·         Daun pre/sop 1 batang
B. Alat Produksi
·         kuali/wajan
·         tirisan
·         spatula
·         Tempat untuk mengaduk adonan (baskom)
·         Sendok
·         Kompor gas
·         Gas LPG 3kg
·         Pisau
·         Penampan
·         Piring

C. Cara Produksi
·         iris semua sayuran menjadi bagian kecil-kecil dan cuci hinnga bersih
·         haluskan bawang putih
·         campurkan telur, bumbu racik, bawang putih yang sudah digiling, daun sop/pre yang sudah di potong-potong, penyedap rasa, dan garam secukupnya kedalam baskom dan aduk hingga rata
·         tambahkan air dan tepung secukupnya lalu aduk hinga rata
·         setelah semua bahan rata, masukkan semua sayuran yang telah diiris tadi
·         diamkan beberapa menit, lalu
·         terakhir panaskan minyak goreng, ambil adonan 1 sendok makan hingga matang kuning keemasan
Keterangan : waktu memasak 30 menit dan menghasilkan 66 bakwan.
D.      Keunggulan Produk
·         Pembuatan yang  mudah
·         Memiliki rasa yang gurih
·         Cepat di kenal di masyarakat
·         Bentuk yang menarik dengan  rasa yang bebeda dari pasaran lainnya namun dengan harga yang sama







BAB V
TARGET PASAR
1. Segmentasi pasar produk usaha
Usaha bakwan gempal ini diutamakan untuk para  konsumen yang ada dilokasi perkuliahan atau kampus Nommensen atau disebut dengan golongan atau kalangan menengah, sehingga mereka masih bisa tetap mengonsumsinya.
2. Target pemasaran produk usaha.
Usaha bakwan gempal didagangkan dilingkungan perkuliahan, mahasiswa/i yang sedang istirahat, sehingga mereka bisa membeli dagangan kami sebagai camilan mereka sambil menunggu mata kuliah dimulai.

BAB VI
PROMOSI DAN PEMASARAN

A.    Produk yang dihasilkan
Jenis produk yang dihasilkan dari usaha dagang ini adalah sejenis makanan ringan atu cemilan yaitu bakwan , yang kami beri nama bakwan gempal. Dengan nama yang unik, mahasiswa dan orang-orang lingkungan sekitar kampus pasti akan tertarik untuk membeli dan dapat menyantap serta menikmati hidangan dari kami dengan cita rasa yang istimewa.

B.     Strategi Pemasaran
Dari hasil survei yang kami lakukan didaerah sekitar Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar telah ada beberapa pedagang yang menjual bakwan, namun disini kami membuat suatu terobosan baru yang mana pada bakwan kami  memiliki warna yang menarik  dari yang lainnya, sehingga usaha ini mempunyai peluang atau prospek yang cukup bagus. Sasaran usaha dagang ini pada masyarakat di daerah sekitar atau di luar kampus  dan kalangan mahasiswa.
Dalam mengenalkan produk makanan ini pada konsumen, kami akan mempromosikan dari  teman atau mahasiswa  yang sudah kami kenal   atau dengan cara dari mulut ke mulut. Dan jejaring sosial.  Dari sistem pelayanan, kami akan melayani pelanggan dengan sopan, ramah demi mengambil hati para pelanggan, sehingga para pelanggan merasa puas dan merasa tercukupi.



C.    Strategi Harga
Kami menetapkan strategi harga pasar dengan menetapkan harga awal yang standar untuk menarik pelanggan. Kami berani melakukan itu karena produk kami termasuk golongan produk yangbeda dari yang lain, yaitu dengan warna yang menarik, tekstur yang padat dan dengan sayur yang segar dan sehat.
D.      Strategi Promosi
Dari segi promosi, kami tidak menggunakan alat sejenis brosur ataupun spanduk. Kami hanya menggunakan komunikasi dari pelanggan satu ke pelanggan lain, yaitu dari mulut ke mulut.
E.     Strategi Penjualan
Sebagai usaha kecil dibidang makanan, kami  tidak memperkerjakan seorang pekerja yang khusus menangani transaksi penjualan dan juru masak , karena dalam kelompok kami sudah erdapat seseorang yang ahli memasak, dan untuk menangani transaksi penjualan, kami terjun langsung ke lapangan. Dengan bersikap  sopan, cekatan, disiplin, selalu menjaga kebersihan, jujur dan tidak lupa keramahan dalam melayani konsumen.
Setiap kegiatan memulai usaha harus mengukur kemampuan kami terhadap lingkungan atau pesaing, yaitu dengan analisis SWOT :
a.       Kekuatan produk ( strength)
·         Menjual makanan untuk semua kalangan masyarakat
·         Bahan makanan yang terjamin halal dan bergizi
·         Harga terjangkau

b.      Kelemahan produk ( weakness)
·         Bahan yang tidak tahan lama untuk mengatasi kelemahan tersebut saya membatasi pembelian bahan dan menargetkan penjualan agar bahan habis terpakai sebelum kadaluarsa.
·         Manajemen sederhana
·         Jenis makanan mudah ditiru

c.       Peluang (opportunities)
·         Dapat berkembang menjadi usaha yang menawarkan berbagai rasa seperti rasa pedas, dan lain lain
·         Memperluas pemasaran dengan area penjualan ke tempat tempat lain nya
·         mangsa pasar yang lebih luas
·         Tempat strategis

d.      Ancaman Usaha (threats)
·         Adanya pesaing yang menjual produk yang sama dengan harga yang lebih murah.

G.  Rencana Strategi Pemasaran
Di awal pembukaan usaha dagang   ini, kami menerapkan strategi pemasaran dengan testimoni rasadan dengan memberi harga promosi beli Rp 5000 dapat satu.Strategi ini dilakukan untuk menarik minat konsumen agar membeli  makananyang kami tawarkan dengan harga promosi yang murah. Tidak hanya itu, kami juga menggunakan jejaring sosial untu mempromosikan usaha kami ini.
BAB VII
LAPORAN KEUANGAN
·         Produk                                    : Bakwan Gempal
·         Harga                          : Rp1000/ buah
·         Promosi                       : Dari mulut ke mulut  dan jaringan sosial
·         Tempat                        : Kampus Nommensen,

A.  Biaya Produksi
No.
JENIS BAHAN
SATUAN
HARGA
1.
Tepung Terigu
1 kg
Rp.  5000,00
2.
Telur
2 butir
Rp.   2500,00
3.
Racik Tempe
1 bungkus
Rp.   1000,00
4.
Bawang Putih
5 siung
Rp.  500,00
5.
Royco
1 bungkus
Rp.  500,00
6.
Garam
1 bungkus
Rp.   1000,00
7.
Minyak Makan
1 kg
Rp. 10.000,00
8.
Kol
4 ons
Rp.   2000,00
9.
Buncis
4 ons
Rp.   2000,00
10.
Wortel
4 ons
Rp. 1000,00
11.
Daun pre/sop
1 batang
Rp.  500,00
12.
Saus cabe
1 bungkus
Rp.5.000,00

Biaya peralatan gas LPG     = Rp. 18.000,00
Total Biaya Produksi = Rp. 49.500,00
B.   Harga Jual
Adapun harga jual  bakwan per bungkus :
·         1 Kemasan  (2 buah)
Harga @bungkus                     = Rp. 2.000,00
Total                                        = 33x Rp. 2.000,00 = Rp. 66.000,00

C.  Laba/keuntungan Laba
untuk kemasan kecil                                   = total harga - total biaya produksi
            Rp.66.000,00 – Rp.49.500,00 = Rp.  16.500,00


BAB VIII
PENUTUP

Kesimpulan dengan berjalannya proses pembuatan bakwan gempal yang dapat di jual dan melakukan transaksi terhadap penjual dan pembeli. Hal ini tentu saja telah membuktikan bahwa berbisnis dapat kita lakukan atau kita produksi di mana saja dan dengan berbisnis seperti ini kita juga dapat membuka peluang usah bagi masyarakat untuk berwirausaha.Kritik dan saran dalam penyusunan proposal ini kami harapkan dari para pembaca.Penyusun banyak mengalami kendala, maka penyusun sangat mengharapkan adanya kritik dan saran demi penyempurnaan proposal ini.












Tidak ada komentar:

Posting Komentar